Pada hari Selasa, bursa saham Asia mengalami hari perdagangan yang sepi karena libur Imlek 2026. Beberapa pasar saham seperti China, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat juga libur untuk Hari Presiden.
Meskipun demikian, harga minyak menguat karena dimulainya negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran di Jenewa, Swiss. Di pasar saham, indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,5% sedangkan indeks ASX 200 di Australia menguat 0,5%.
Imbal hasil obligasi Treasury sepuluh tahun dan lima tahun turun, mencapai level terendah dalam beberapa waktu. Di sisi mata uang, indeks dolar AS stabil di 97,07. Perhatian tetap pada perekonomian Jepang yang melemah, terutama setelah pertumbuhan ekonomi tahunan yang lemah pada kuartal keempat.
Yen Jepang menguat terhadap dolar AS setelah angka-angka ekonomi yang lemah dirilis. Hal ini diharapkan dapat mendukung upaya stimulus fiskal yang lebih agresif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Tantangan ekonomi yang dihadapi Jepang menjadi sorotan utama dalam perdagangan saham pada hari Selasa.


