Sunday, May 10, 2026
HomeSahamDampak Perang Iran Terhadap IPO India: Penurunan Minat Investor

Dampak Perang Iran Terhadap IPO India: Penurunan Minat Investor

Volatilitas global akibat konflik Iran mulai mempengaruhi pasar penawaran umum perdana (IPO) di India, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pasar IPO tersibuk di dunia. Keputusan aplikasi pembayaran PhonePe untuk menunda rencana pencatatan saham menandakan meningkatnya tekanan di pasar akibat melemahnya minat investor akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah. Sejak Januari, indeks acuan India mengalami penurunan lebih dari 12%, dengan penurunan yang tajam terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Konflik Iran mengakibatkan gangguan pada pasokan energi dan perdagangan, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menekan kinerja perusahaan. Pelemahan rupee terhadap dolar juga belum mampu meredakan tekanan, dengan investor institusional asing telah melepas saham senilai lebih dari USD 8 miliar sepanjang bulan ini. Kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini mengurangi likuiditas di pasar primer, sehingga kesempatan bagi IPO untuk mencapai valuasi premium semakin terbatas. Beberapa perusahaan teknologi dan konsumen India telah menunda rencana IPO, termasuk PhonePe, Walmart, Zepto, Flipkart, dan Oyo. CEO Anand Rathi Advisors, Samir Bahl, menyebut penundaan ini dikarenakan ketidaksesuaian valuasi di tengah kondisi pasar. Sebelumnya, Zepto dilaporkan telah mengajukan IPO secara rahasia pada Desember dengan target mengumpulkan lebih dari USD 1,2 miliar, sementara Oyo juga melakukan langkah serupa pada periode yang sama. Zepto menyatakan bahwa mereka “tetap konsisten dengan penasihat sebelumnya, tunduk pada peraturan pasar” dan menargetkan IPO sekitar bulan Juni.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler