Industri makanan dan minuman mulai merasakan tekanan akibat kenaikan harga plastik, bahan kemasan utama mereka. Namun, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) memilih untuk tidak segera menaikkan harga produk untuk konsumennya. Direktur Utama KEJU, Indrasena Patmawidjaja, menegaskan bahwa perusahaan lebih memilih menjaga daya beli masyarakat dan mencari strategi lain untuk mempertahankan profitabilitas, daripada menaikkan harga secara langsung. Indrasena juga menekankan bahwa menjaga posisi produk yang terjangkau oleh semua orang menjadi prioritas utama, dengan mempertimbangkan jangka pendek dan jangka panjang dalam setiap keputusan bisnis yang diambil.
Kenaikan harga plastik yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan kelangkaan bahan baku. Hal ini juga diikuti oleh kenaikan harga bahan kemasan lain, seperti kertas. Indrasena mengakui bahwa situasi ini membuat biaya produksi perusahaan ikut naik, namun perusahaan tidak mendahulukan opsi menaikkan harga produk kepada konsumen sebagai langkah utama dalam mengatasi lonjakan biaya. Perusahaan ingin memastikan bahwa keputusan bisnis yang diambil tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga dapat menjaga daya beli masyarakat serta berkelanjutan dalam jangka panjang.


