Brad Pitt Digugat Perusahaan Pembuat Krim karena Kesamaan Nama
Jakarta, CNN Indonesia — Pemeran terkenal Hollywood, Brad Pitt, tengah menghadapi gugatan dari sebuah perusahaan pembuat krim yang menuduhnya memiliki kesamaan nama dengan produk mereka. Perusahaan yang mengajukan gugatan adalah Beau D, yang berbasis di Malibu dan telah memproduksi krim pria dengan merek “D. Cream”.
Beau Domaine vs. Beau D
Perusahaan Beau D mengklaim bahwa lini perawatan kulit milik Brad Pitt, Beau Domaine, terlalu mirip dengan merek mereka, sehingga menciptakan persaingan tidak sehat dalam bisnis. Menurut Kode Bisnis dan Profesi California, hal ini dapat dianggap melanggar hukum.
Sebelumnya, Beau Domaine merupakan bisnis patungan antara Brad Pitt dan keluarga Perrin dari Prancis, yang terkenal sebagai produsen anggur mahal. Namun, pada tahun 2025, merek tersebut diubah menjadi Beau Domaine, yang menjadi titik perselisihan dengan Beau D.
Tuntutan dan Gugatan
Usaha penyelesaian damai telah dilakukan sebanyak tiga kali oleh Beau D, namun upaya tersebut gagal karena keduanya tidak mencapai kata sepakat. Hal ini kemudian mendorong Brandon Palas, pendiri Beau D, untuk mengajukan gugatan hukum terhadap Brad Pitt.
Palas menuntut agar Brad Pitt mengubah nama Beau Domaine agar tidak lagi menyerupai merek Beau D, serta membayar biaya kerugian senilai US$75 ribu atau sekitar Rp1,3 miliar. Beau D menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk melindungi integritas merek mereka dan memberikan hak bagi merek independen untuk berkembang tanpa terpengaruh oleh pihak lain.
Meskipun permintaan komentar telah dilakukan kepada perwakilan Brad Pitt, namun mereka menolak memberikan tanggapan terkait gugatan yang diajukan oleh Beau D.


